Sabtu, 06 Juni 2015

Perkawinan Sedarah Pada Kelinci - Inbreeding


Uraniwarabbit, perkawinan sedarah pada kelinci. Pelihara kelinci pasti tidak lepas dengan megawinkan kelinci agar mendapatkan keturunan dan tentunya kelinci menjadi tambah banyak. Mengawinkan kelinci memang gampang-gampang susah, bagi yang belum pernah mengawinkan kelinci mungkin bisa baca baca dulu tips mengawinkan kelinci.



Pengalaman saya, salah satu kendala mengawinkan kelinci adalah induk kelinci yang terbatas. Kadang induk betina ada eh induk jantan ga ada, kadang induk jantan siap eh betina nya ga bagus dll Mungkin temen-temen juga pernah ngalamin.



Saya sering sekali mendapat kan pertanyaan “ Kalo anak nya dikawinkan dengan bapak nya ga apa-apa..?” atau “ ini anak nya satu ibu satu bapa mau saya kawin kan boleh?” atau “ anaknya saya kawin kan ama induknya boleh ga?” dan banyak lagi pertanyaan sejenis nya.



Perkawinan seperti itu biasa dikenal dengan istilah perkawinan sedarah atau dikenal juga dengan istilah Inbreeding atau inline breeding “ jadi, boleh ga sih inbreeding itu..??” sabar baca samapi abis ya :D





Perkawinan Sedarah Pada Kelinci - Inbreeding
Perkawinan Sedarah Pada Kelinci - Inbreeding




Berdasarkan analisa dan pengamatan saya – woii so keren amat sih.. – kualitas hasil dari perkawinan kelinci sangat dipengaruhi dari gen dari kedua induk nya. Setiap individu kelinci mempunya gen resesif dan gen dominan. Dimana gen dominan adalah gen yang terlihat sedangkan resesif adalah gen bawaan yang kemungkinan akan muncul pada keturunan nya. Jadi klo misal gen yang dominan itu sifat yang bagus maka keturunan nya kemungkinan besar bagus juga. Tapi tidak menutup kemungkinan ada keturunan yang ga bagus juga karna munkin ada indukan yang mempunyai gen resesif yang jelek. Begitu juga jika gen dominan adalah sifat yang negatif maka kemungkinan besar keturunan nya akan jelek-jelek, tapi ya tidak menutup kemungkinan akan muncul yang bagus juga.





Selain itu efek negatif dari inbreeding adalah kemungkinan keturunan yang cacat sangatlah besar. Alasannya mungkin dah pada tahu ya.. soal nya saya sendiri juga ga begitu ngerti, yang pasti bisa dibuktikan oleh ilmu medis. :D – bisa tanya mbah google deh tentang penjelasan medis nya –





Sebagian breeder beranggapan perkawinan sedarah pada kelinci ini untuk mempertahankan keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh kelinci tersebut. Ya teori ini memang ga salah, sudah bnyak para breader berhasil menghasilkan keturunan yang hampir sama dengan induknya ko..





“Jadi inbreeding pada kelinci itu di perbolehkan ngga ??” ya klo udah tau positif dan negatif nya sih monggo silahkan tinggal pilih aja. Ga ada aturan yang pasti seperti pada perkawinan sedarah pada manusia :D tapi kalo saran saya bijak lah kalo mau inbreeding. Perlu diingat walau tujuan nya untuk mempertahankan sifat yang positif nya tapi kemungkinan menurunkan sifat negatif nya juga ada dan kemungkinan keturunan cacat juga lebih besar.








Walau pun penjelasan nya acak-acakan mudah-mudahan bisa bermanfaat. O ya saya pribadi menghindari inbreeding walau ga anti inbreeding.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar