Tampilkan postingan dengan label Perkembangbiakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perkembangbiakan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Juni 2023

Siklus Perkembangbiakan Kelinci

Siklus perkembangbiakan kelinci melibatkan beberapa tahapan penting, termasuk:

1. Pubertas: Kelinci betina biasanya mencapai masa pubertas antara usia 4-6 bulan, sedangkan kelinci jantan mencapai pubertas sekitar usia 6-8 bulan. Namun, waktu pubertas dapat bervariasi tergantung pada ras dan faktor individu.

2. Estrus: Kelinci betina mengalami siklus estrus, yang juga dikenal sebagai masa birahi atau masa kawin. Estrus biasanya berlangsung selama 12-14 hari, dan selama periode ini, kelinci betina siap untuk dikawinkan. Jika kelinci tidak dikawinkan selama estrus, mereka dapat mengalami pseudopregnansi, yaitu gejala hamil palsu.

3. Pembiakan: Selama estrus, kelinci betina menerima kelinci jantan dan kopulasi terjadi. Proses pembiakan ini hanya berlangsung sebentar, biasanya hanya beberapa detik. Setelah itu, kelinci betina dapat kembali ke kegiatan normalnya.

4. Kehamilan: Kelinci betina memiliki periode kehamilan yang relatif singkat, sekitar 31-33 hari. Selama masa kehamilan, kelinci betina akan membangun sarang untuk persiapan kelahiran. Kelinci betina biasanya melahirkan dalam jumlah anak yang besar, bisa mencapai 4 hingga 12 anak sekaligus.

5. Melahirkan: Kelinci betina biasanya melahirkan di dalam sarang yang telah dibuatnya. Anak kelinci yang baru lahir, yang dikenal sebagai anak kelinci atau kit, lahir tanpa rambut dan buta. Kelinci betina biasanya akan menyusui anak-anaknya selama beberapa minggu.

6. Menyapih: Setelah beberapa minggu, anak kelinci akan mulai tumbuh bulu dan menjadi lebih independen. Mereka akan mulai mencoba makanan padat dan secara bertahap berhenti menyusui. Proses ini dikenal sebagai menyapih.

7. Siklus Berulang: Setelah menyapih, kelinci betina dapat masuk kembali ke siklus estrus dalam beberapa minggu. Jika dikawinkan lagi, siklus perkembangbiakan akan berulang.

Penting untuk mencatat bahwa siklus perkembangbiakan kelinci dapat bervariasi tergantung pada faktor seperti ras, kondisi lingkungan, nutrisi, dan kesehatan individu. Mengelola pembiakan kelinci dengan bijaksana membutuhkan pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang siklus perkembangbiakan mereka. Juga, penting untuk memastikan bahwa kelinci-kelinci tersebut mendapatkan perawatan yang baik dan lingkungan yang sesuai untuk kesehatan dan kesejahteraan mereka. Jika Anda berencana untuk membiakkan kelinci, konsultasikan dengan peternak kelinci berpengalaman atau dokter hewan untuk panduan yang lebih spesifik dan detail.

Selasa, 08 Maret 2011

Kelinci

Kelinci adalah hewan Mamalia yang bertubuh kecil, yang mampu hidup di banyak tempat di muka bumi. Terdapat beberapa jenis kelinci yang ada di dunia ini, jenis tersebut adalah Kelinci Eropa / European rabbit (Oryctolagus cuniculus),Kelinci Cottontail (genus Sylvilagus; 13 species), Kelinci Amami (Pentalagus furnessi, terdapat di Daerah Amami ƌshima Jepang)..

· Entrance to a rabbit burrow Habitat Kelinci
Kelinci mampu hidup di banyak kawasan di bumi dan mereka sangat menyukai hidup berkelompok. Kelinci Eropa yang terdiri dari banyak jenis, memiliki sifat menyukai membuat lobang di bawah tanah atau lobang diantara semak (perhatikan gambar) sebagai habitatnya.
Ekosistim yang banyak dihuni kelinci adalah padang rumput, hutan, semak belukar. Kelinci juga mampu beradaptasi dengan padang pasir maupun daerah yang basah. Lebih dari separo populasi kelinci dunia hidup di Amerika Utara. Selebihnya mereka hidup tersebar di Eropa, India, Sumatra, Jepang danj Afrika.
· Karakter Kelinci
Kelinci memiliki karakter selalu siaga pada lingkungan sekelilingnya dan akan bereaksi ageresif untuk menjauhi ancaman yang berada disekitarnya. Mereka mampu melakukan pengamatan terhadap lingkungan dengan jangkauan yang jauh. Sehingga kelinci merupakan
hewan yang sangat aktif.
· Perkembangbiakan
Kelinci betina akan memasuki siap kawin bila memang betul betul telah dewasa, dengan jumlah uterus yang sepasang memungkinkan untuk memiliki jumlah bayi kelinci lebih dari satu (multiple impregnations), biasanya kelinci betina mampu hamil dengan jumlah anak 12 – 13. Masa menyususi anak kelinci berlangsung selama 30 – 32 hari. Kelinci jantan umumnya menjadi steril selama bulan-bulan musim kemarau.
· Bahan Makanan Kelinci
Kelinci termasuk hewan herbivora yang makanan utamanya adalah rumput hijau, semak dandaun tumbuhan hijau lainnya. Oleh karena itu kelinci sangat menyukai pakan yang berkadar cellulose (zat gula tumbuhan) berkadar tinggi, yang justru sangat sulit dicerna oleh pencernaan kita.
Kelinci mencerna bahan makanan yang kasar tersebut, pada periode merumput yang membutuhkan waktu lebih dari ½ jam. Waktu perioda merumput ini akan lebih panjang pada keadaan iklim yang tidak mendukungnya.
Proses penghancuran bahan pangan hijaun berlangsung di cecum besar, bagian usus yang merupakan bagian usus yang terletak antara usus besar dan usus kecil. Dalam cecum banyak terjadi sisbiosis bakteri yang membantu berlangsungnya pencernaan cellulose dan produksi vitamin B.
· Budidaya Kelinci
Gambar Kelinci (Oryctolagus cuniculus) yang siap di budidaya
Kelinci budidaya bisa kita usahakan dengan membuatkan kandang, dengan ukuran agak longgar guna keperluan gerak kelinci (exercise). Apabila kita memiliki cukup ruangan bebas di sekeliling rumah, bisa saja kelinci dibiarkan lepas berkawanan. Tetapi unsur keamanan tetap diperhatikan sehingga kelinci tidak lepas kea lam bebas. Kelinci yang dikandang sebaiknya diberi pakan “konsentrat” secukupnya dan hijauan segar. Di negara maju kelinci sengaja di budidaya untuk keperluan baju penghangat yang dibuat dari bulu kelinci dan keperluan konsumsi daging kelinci
Gambar Daging kelinci



Ir. Bambang Sukmadji Guru MA Futuhiyyah 1. Mranggen Demak JATENG,