Selasa, 07 April 2015

5 Anggapan Umum Yang Salah Tentang kelinci





Uraniwarabbit,
5 Anggapan Umum Yang Salah Tentang kelinci.

Berbicara kelinci sudah pasti tidak diragukan dan pasti diakui
kelinci merupakan hewan yang lucu dan menggemaskan. Selain bentuk
tubuhnya yang imut tingkah lakunya pun menggemaskan.







Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya – wes lebay hehe – ada
5 anggapan yang salah yang terlanjur tersebar luas dan ini dianggap
benar oleh sebagian besar orang terutama yang awam terhadap kelinci. 





5 Anggapan umum yang salah tentang kelinci






Berdasarkan.... “ Udahlah jangan banyak basi-basi apa anggapan yang
salah nya...??”


siap Maaf :D , 5 anggapan tersebut yaitu:









  1. Kelinci
    bianatang yang Jorok / Bau


    kelinci
    bukanlah hewan yang jorok, melainkan sebaliknya, kelinci sering
    menjilati tubuh untuk membersihkan diri. Kelinci juga buang kotoran
    biasanya di 1 tempat. Ini fakta kelinci yang membukatikan kelinci adalah hewan pencinta
    kebersihan. Yang bikan jorok dan bau biasanya adalah kandang nya.
    Kurang sirkulasi udara, pembuatan kandang yang asal-asalan,
    pembersihan kandang yang kurang teratur dll. Sudah jelas ini
    kesalahn pemilik nya so, jangan salahkan kelinci nya :D






  2. Telingan
    adalah cara pegang kelinci yang benar


    Telinga
    kelinci adalah bagian yang mengandung banyak saraf penting bagi
    kelinci seperti keseimbangan, sensor bahaya dll jdi jika ditarik
    lalu saraf nya ada yang terganggu bisa bahaya bagi kelinci.


    “Lantas
    pegan kelinci yang benar gimana..?” bisa baca disini nih :D Cara Menggendong Kelinci yang benar






  3. Kelinci
    tidak butuh minum


    mahluk
    hidup apasih yang ga butuh air?? unta aja yang hidup di gurun butuh
    air.


    Pandangan
    umum ini mungkin awalnya di kasih tau pedagang kelinci pinggir jalan
    – maaf ya pedangang kelinci, bukan maksud mengkambing hitamkan dan
    mengeral kan, ga semua pedagang ko – biasanya info dari mereka ga
    usah dikasih minum cukup wortel, kangkung atau rumput saja. Tentu
    hal ini salah besar. Mereka masih bisa bertahan karena kandungan air
    dari pakan sayuran/rumput yang diberikan masih tersedia walau cuma
    dikit. Tapi bisanya ga berumur panjang.


    Oya
    saya juga pernah tulis tentang air minum kelinci moggo mampir :D 






  4. Kangkung
    baik bagi kelinci


    Jika
    masih awam dan tidak mau baca referensi tentang makanan kelinci
    biasanya pemberian pakan tuh berdasarkan info dari penjual nya. Rekomendasi yang poluler adalah kangkung. Pas di coba eh
    ternyata si kelinci nya doyan banget, lahap pula... ngga salah dong
    rekomendasinya.


    Yup ga
    salah sama sekali tapi setelah beberapa hari sebagian besar kelinci
    tersebut mati. Kangkung adalah salah satu sayuran yang banyak
    mengandung gas, efek nya adalah kembung. Kembung adalah salah satu
    penyakit kelici populer yang sering dialami. 






  5. Piara
    kelinci Mudah mati


    “Sekarang
    beli kelinci eh besok mati.”



    kemaren kelinci sehat-sehat aja ko sekarang mati mendadak gini
    sih...”


    “aaahhhh
    piara kelinci susah mudah mati...”


    pernyataan
    pernyataan diatas mungkin pernah terlintas difikiran kita tapi
    nyatanya ngga juga ko, biasanya mudah mati itu karena faktor ketidak
    tahuan dan banyak nya paradigma paradigma yang salah yang tersebar
    luas. Jika kita tahu, seengga nya cari tahu dulu dengan baca-baca
    referensi tentang kelinci InsyaAlloh piara kelinci itu tidak mudah
    mati ko.










Mungkin
diluar sana masih banyak paradigma yang salah tentang kelinci yang
tidak tertulis bisa ditambahkan melalui kolom komentar ya..

Semoga
bermanfaat



Tidak ada komentar:

Posting Komentar