Rabu, 20 Maret 2013

PENANGANAN KELINCI PADA Musim Hujan


Biasanya bulan desember sampai maret, banyak pertanyaan yang diajukan tentang keluhan banyaknya kelinci yang mati, kelinci tidak mau makan, kelinci anakan kembung dan kelinci indukan mati.
Apakah kita termasuk setuju dalam hal ini,  antara lain :
  1. Musim hujan sudah menjadi biasa  kelinci akan mudah  sakit atau mati
  2. Hawa/ angin  dingin akan menjadi masalah buat kelinci
  3. musim hujan, hijauan banyak yang muda, sehingga kelinci tidak kuat
  4. Kelinci tidak tahan pada musim hujan.
  5. Tidak bagus memelihara kelinci di musim hujan.
Semua komentar itu kelihatannya benar adanya karena pada musim hujan telah terjadi kematian atau penyakit pada kelinci.

 Mari kita rubah pandangan itu menjadi :
  1. Kita tingkatkan kasih sayang kita pada kelinci, kalau kelinci kelihatan kedinginan, perlu kita beri tirai agar tidak kedinginan, dan kelinci dibuat nyaman.
  2. Makanan pada musim dingin, volume pakan harus ditambah, terutama yang mengandung protein tinggi dan karbohidrat
  3. Kelinci dimusim dingin, berlu ditambah tambahan vitamin, yaitu vit B, Vit A  dan harus diberi vi C., paling tidak dua minggu sekali
  4. Berilah asupan bakteri untuk penyeimbangan jumlah imbangan bakteri positif dan negatif, agar ketahanan dan daya tahan tubuh kelinci meningkat. (bisa pakai GMP)
  5. Khususnya malam hari, berilah tambahan penerangan lebih terang dan tambahan makanan hijauan, terutama jam 10 malam.
  6. Jangan biasa memberikan pakan yang  basah pada musim dingin, misalnya (maaf) ampas tahu, ampas tapioka,  tidak masalah katul atau bahan  yang lain berujud mess diberi air matang dan diaduk,
Untuk pendukung, disarankan :
  1. Usahakan dibawah kandang jangan ada air atau becek, bila perlu di pel atau di sapu biar bersih.
  2. Jangan ada kotoran banyak menempel pada lantai kandang.
  3. Ventilasi udara bisa dikurangi, tetapi ditambah sinar matahari masuk, misalnya menggunakan asbes plastik atau genting kaca.
  4. Setiap sebelum memberi pakan, pakan lama harus dibersihkan (bla perlu tempat dicuci) agar tidak tejadi fermentasi atau jamur yang berkembang.
  5. Air minum pagi dan sore wajib diganti, jangan hanya di tambah minum.
  6. Buatlah  jadwal  rutin dan tepat ke kadang kelinci untuk mengurusnya.
Setalah melakukan hal tersebut, semoga tidak terjadi lagi masalah kelinci.