Para Rabbits mania, mungkin banyak diantara Anda termasuk Saya juga pernah merasa tertipu saat bertransaksi kelinci, ternyata peliharaan yang kita beli ternyata jenisnya bukan seperti yang dikatakan si penjual dan bukan seperti yang kita inginkan. Sampe rumah baru nyesel dech….
Tapi perlu disadari juga bahwa hal ini mungkin tidak akan terjadi jika saja Kita para pembeli memiliki bekal sebelumnya, yakni sedikit pengetahuan tentang apa yang ingin kita miliki. Sedikit demi sedikit Saya akan mencoba untuk mencari informasi mengenai jenis-jenis kelinci yang sekarang banyak kita kenal dalam ras perkelincian di Indonesia dan men-share untuk Anda sekalian.
Kali ini Saya mulai dengan jenis DUTCH, selamat membaca.
Kelinci jenis DUTCH pertama kali ditemukan di Holland pada sekitar tahun 1850-an dan lebih dikenal dengan nama Hollander Rabbit. Jenis kelinci sangat populer sehingga muncul di Inggris pada tahun 1864 dan kemudian berlanjut menyebar keseluruh dunia. Kelinci jenis DUTCH adalah salah satu jenis yang diternakan pada pada masa sebelum kelinci jenis yang lain. Dengan memperlihatkan eksistensinya, jenis kelinci ini adalah jenis yang mudah dipelihara (Domestic Rabbit)dibandingkan dengan jenis kelinci liar Eropa. Dengan pertimbangan keindahan terhadap kelinci jenis ini maka para peternak /breeder sangat memperhatikan sekali dalam menjaga dan menyempurnakan bentuk tubuh/tampilannya sampai sekarang.
Ciri-ciri fisik
Kelinci jenis DUTCH adalah jenis yang tidak terlalu besar dengan telinga yang berdiri tegak dan memiliki kaki belakang yang kuat. Kaki belakangnya selalu lebih panjang daripada kaki depannya. Ciri utama kelinci jenis DUTCH ini adalah seakan-akan memakai seragam warna putih yang menutupi sebagian warna dasar kelinci itu sendiri. Kelinci jenis ini adalah merupakan jenis yang populer dikalangan pe-hobi kelinci sampai saat ini.
  • Berat badan pada saat usia dewasa adalah berkisar antara 2 -2.5 Kg dengan masa rentang hidup adalah sekitar 5 – 8 tahun.
  • Masa kehamilan (Gestation Period) adalah 30 – 33 hari
  • Masa sapih yang optimum bagi anak-anaknya adalah pada sekitar usia 4 – 6 minggu
  • Rata-rata konsumsi makannya kelinci dewasa adalah 160 gram per kilogram berat badan
  • Rata-rata konsumsi air adalah 100 – 200 ml per Kilogram berat badan, tapi hal ini juga tergantung dengan kondisi temperature lingkungan
  • Kotoran yang dihasilkan adalah sekitar 5 -6 gumpalan
Karakter, Perangai dan Penanganan
Kelinci jenis DUTCH ini adalah sangat cocok sekali untuk dijadikan hewan peliharaan, baik untuk para orang dewasa maupun anak2. Anak-anak yang mulai memeliharan hewan peliharaan lebih baik berusia diatas 10 tahun, tapi bukan berarti anak dibawah usia tersebut tidak boleh, asalkan tetap diawasi oleh orang tuanya.
Kelinci jenis DUTCH pada dasarnya adalah merupakan kelinci yang baik dan memiliki sifat sosial yang tinggi serta sangat energik. Kelinci jenis ini tidak terlalu menuntut perhatian , bertipe mudah cepat bosan, memiliki intelegensi yang tinggi dan mudah untuk dilatih.
Tidak seperti kucing atau anjing, kelinci masih memiliki rasa ketakutan yang alami pada saat ia hendak ditangkap maupun dipegang. So.. bagi para rabbits lover yang baru saja memiliki Kelinci jenis ini dan si Kelinci masih terlihat belum jinak ya mohon bersabar ya… Berikan ia waktu agar bisa menyesuaikan diri, mungkin dari bayinya si Kelinci ini tidak terbiasa untuk diberikan perhatian oleh para breeder-nya. Yang istimewanya, karena si DUTCH ini memiliki intelejensi yang baik maka ia bisa dilatih untuk mengenali namanya sehingga pada saat dipanggil ia akan menurut kepada Anda. Ngomong-ngomong si DUTCH ini juga adalah kelinci yang sangat senang untuk dipangku dan diberi perhatian.
Pada umumnya, kelinci sangat mudah sekali untuk terkejut dan ini adalah merupakan response yang alami dimana kelinci pada awalnya adalah merupakan umpan/bagi hewan pemangsa. Jadi untuk para Rabbits lovers, jangan lupa ya pada saat mengangkat hewan ini agar mengikuti petunjuk yang benar sehingga si Kelinci merasa nyaman dan tidak menghentak yang bisa mengakibatkan cidera, baik bagi kelinci maupun anda sendiri.
TIPE UMUM
Maksudnya tipe adalah merupakan perpaduan kesempurnaan dari bentuk badan dengan kombinasi penampilan bagian-bagian tubuh yang lain yang memiliki keharmonisan dan keseimbangan yang baik. Dan biasanya yang sangat terperhatikan adalah dari kesempurnaan bulu dan mata.
dutchblackdutchblue
dutchchocolatedutchgrey
BENTUK BADAN
Kelinci jenis DUTCH memiliki bentuk badan yang padat yang berpadu dengan bentuk badan yang membulat dibagian belakang.
Dilihat dari bagian belakang, tubuh yang sempurna adalah bahwa bagian punggung memiliki bagian yang paling tinggi bila diukur dari bagian pinggang dan pinggulnya.
Dilihat dari atas, bagian punggungnya terlihat membulat dan memiliki ukuran yang sedikt lebih kecil dari lebar bagian paha. Bagian pinggulnya memiliki bentuk bulat sempurna dimana bagian kaki belakang dan pinggang menyentuh permukaan tanah dan tidak memiki tulang yang menonjol yang dapat merusak kesempurnaannya.
BENTUK KEPALA
Kepala yang baik adalah kepala yang berbentuk bulat penuh dan tidak berbentuk seperti buah pir (alias ada kemonyongan diarea mulut), bentuk leher pendek (tidak lebih dari 2 jari) seakan menyatu dengan bagian punggung.
BENTUK TELINGA
Daun telinga jenis DUTCH adalah harus berbentuk pendek gemuk, ditumbuhi oleh bulu yang merata dan berdiri tegak. Ukuran telinganya harus proporsional dengan kepala maupun badannya.
BENTUK MATA
Tampilan mata haruslah bersih dan cerah tanpa ada bintik-bintik dibagian korneanya. Warna kornea juga harus sama pada kedua matanya. Warna bola mata kelinci jenis ini biasanya berwarna coklat tua, tapi ada juga pengecualian untuk DUTCH yang berwarna kebiruan, maka matanya juga akan memiliki warna biru keabu-abuan. Tapi yang penting warna mata kelinci jenis ini adalah harus terlihat terang.
BENTUK KAKI
Bentuk kaki dan tungkai kelinci ini harus lurus dan memiliki ukuran keseimbangan yang harmonis dengan bentuk tubuhnya. Dan yang juga penting adalah warna kuku-nya harus putih.
CIRI BULU DAN TANDA KHUSUS
Bulu dari kelinci DUCTH berukuran pendek dan padat. Jadi kalau di test, pakai aja sisir dengan menyisir kearah berlawanan. Kalau bulunya bagus maka bulu tersebut akan kembali ke posisi semula. Dan bulu-bulu in harus menutupi seluruh bagian tubuh kelinci. Warna bulu kelinci juga biasanya terlihat sampai kulitnya, jadi kalau bulunya hitam maka warna permukaan kulitnya juga akan hitam, begitu juga dengan coklat.
Tanda khusus (seragam DUTCH) sangat mempengaruhi penampilannya. Jadi kalau mau beli jenis ini perhatikan garis batas warnanya yang harus bersih, kontras (misal antara warna hitam dan putih, abu-abu dengan putih, coklat dengan putih dll) dan lurus. Coba lihat gambar berikut.
markingdutch1
Yach.. mudah-mudahan setelah membaca tulisan ini, para Rabbit lover bisa sedikit mengerti dan bisa mempertimbangkan kembali jika ada yang menawari Kelinci jenis ini, sehingga bisa mendapatkan harga yang rasional.
Selamat berburu…